Pengenalan Pertolongan Pertama

Kasembon Rafting – Dalam suatu kegiatan alam bebas atau rafting di kasembon rafting, kami selalu mengutamakan keselamatan dari tamu yang berkegiatan oleh karena itu para Guide / skipper ataupun staf harus mengetahui tentang pertolongan pertama.

Kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Kejadian ini dapat berupa suatu insiden kecil atau suatu bencana yang melibatkan penderita dalam jumlah besar. Bencana yang baru akan terjadi bila para korban tidak mendapat pertolongan yang baik dengan segera. Dalam suatu peristiwa yang membutuhkan penanganan medis biasanya orang pertama yang akan memberikan pertolongan adalah mereka yang berada di tempat kejadian atau anggota keluarga penderita tersebut.Mereka yang berupaya memberikan pertolongan ini memiliki berbagai tingkat pengetahuan mulai dari tidak ada sampai mereka yang mungkin sudah terlatih.

Ada waktu antara pertolongan di lapangan sampai korban dapat memperoleh pertolongan oleh ahli medis di fasilitas kesehatan sehingga masa tenggang inilah yang harus diisi. Prinsip kemanusiaan yang utama adalah mengurangi penderitaan dan memberikan bantuan kepada para penderita. Ini harus dilakukan sebaik baiknya dan dalam waktu singkat. Pertolongan yang diberikan harus menjadi satu kesatuan pertolongan korban dari lapangan sampai perawatan selanjutnya di rumah sakit.

logo cpr
gambar cpr

Pertolongan ini dikenal dengan pelayanan gawat darurat. Pelayanan ini dibagi dalam dua fase:
a. Fase pra rumah sakit
Pada fase ini dilakukan perawatan di tempat kejadian dengan atau tanpa melakukan transportasi penderita ke fasilitas kesehatan.
Konsep dasar dari pertolongan pertama adalah memberikan bantuan hidup dasar dan mempertahankan nyawa dengan melakukan tindakan pertolongan pertama secepatnya setelah kejadian.

Kasembon rafting baik skipper dan staf sudah memiliki atau menguasai bagaimana pertolongan yang diberikan sebelum pihak medis datang karena hal tersebut bisa terjadi di dalam kegiatan dan lokasi bisa dimana saja.

b. Perawatan Rumah Sakit
Para penderita tentunya akan dikirim ke fasilitas kesehatan yang umumnya adalah rumah sakit atau puskesmas di daerah daerah terpencil.

Perawatan kedua fase ini seharusnya tidak dibedakan. Keduanya harus saling menunjang, fase pra rumah sakit dilakukan dengan baik sehingga rumah sakit tinggal melanjutkan apa yang sudah dilakukan dan tidak mundur kembali kalau perlu sistem rujukan harus diaktifkan.
Sistem inilah yang sebenarnya dikenal dengan sistem pelayanan gawat darurat terpadu.

Organisasi Palang merah merupakan salah satu penyedia jasa pelayanan gawat darurat. Palang merah menggolongkan kegiatan ini sebagai pertolongan pertama.Dahulu dikenal istilah pertolongan pertama pada kecelakaan yang sebenarnya terjemahan dari bahasa belanda.Pelayanan gawat darurat tidak selalu melibatkan penderita yang mengalami kecelakaan. Sejak tahun 2000 Palang Merah Indonesia telah menegaskan bahwa istilah yang dipergunakan adalah pertolongan pertama.

Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu
Sistem pelayanan gawat darurat terpadu adalah suatu jejaring sumber daya yang saling berhubungan untuk memberikan pelayanan gawat darurat dan transportasi kepada penderita yang mengalami kecelakaan atau penyakit mendadak. Pelayanan gawat darurat modern dimulai dari tempat kejadian, berlanjut selama proses transportasi dan di sempurnakan di fasilitas kesehatan. Semua ini merupakan mata rantai sumber daya manusia yang saling berhubungan membentuk suatu sistem.

Apa saja yang diperlukan untuk suatu sistem pelayanan gawat darurat terpadu?

pada dasarnya sistem ini dapat dilakukan secara sederhana,dengan komponen:
a. akses dan komunikasi.
b. pelayanan pra rumah sakit di tempat kejadian.
c. Transportasi ke fasilitas medis.

Sebagai panduan umum dapat dikatakan bahwa apapun yang anda lakukan dalam penanganan seorang korban jangan sampai membuat keadaan korban menjadi makin parah. Oleh karena hal tersebut pelatihan bagi kru dan staf kami lakukan di kasembon rafting untuk meminimalisasi cedera permanen dan menyelamatkan para tamu yang menggunakan jasa kami.

Memang dalam hal ini kondisi sangat mempengaruhi ketika pertolongan itu dilakukan karena banyak hal yang harus diperhatikan terutama keselamatan bagi penolong oleh karena itu seorang penolongpun harus memiliki sebuah analisa yang baik soal lingkungan selain pengetahuan tentang pertolongan pertama

Pelatihan Mengelola Emosi untuk meningkatkan kemampuan dalam bernegosiasi

Kasembon rafting – Proses pelatihan pengembangan kelompok di mulai dari kelompok yang dibentuk terdiri atas subjek subjek se usia dewasa yang kurang mempunyai kemampuan dalam negosiasi dan pengelolaan emosi. Idealnya, dalam satu kelompok untuk pelatihan ini terdiri atas kurang lebih 15 orang.

Pelatihan di buat berdasarkan prinsip experience learning dimana tidak hanya dengan pemberian materi saja tetapi peserta diberi kesempatan untuk mengalami langsung ketrampilan yang dimaksud dalam bentuk permainan permainan.

kekompakan tim rafting
team building

Permainan dianggap sesuai untuk belajar ketrampilan sosial karena dengan permainan diciptakan suatu suasana yang santai dan menyenangkan. Dalam suasana seperti itu orang dapat belajar dengan lebih baik dan sungguh sungguh. Selain itu,tingkah laku dalam permainan bisa dikatakan sebagai sampel tingkah laku dalamkehidupan sehari hari, Misalnya mengenai cara untuk mengambil keputusan, memecahkan masalah,merencanakan sesuatu, dan berkomunikasi.

Dalam kehidupan sehari hari sangat penting diperhatikan apa akibat atau hasil dari tingkah laku seseorang. Dalam permainan, hal itu tidak begitu penting. Oleh karena itu, seseorang dapat berkonsentrasi pada proses bermain tanpa memikirkan akibat, lalu menarik kesimpulan dari pengamatan dan penghayatan proses itu. Apa yang dipelajari dari permainan kemudian dikaitkan dan diterapkan pada kehidupan sehari hari.

Hal yang diterapkan untuk memberikan perlakuan pengelolaan emosi yaitu melalui pelatihan pengelolaan emosi yang menggunakan tehnik tehnik modifikasi perilaku antara lain pemantauan diri yaitu metode yang digunakan agar subjek pada waktu dan setelah diberi perlakuan selalu memantau kondisi dirinya, sehingga kemajuan yang diperoleh dapat disadari dan dirasakan subjek.

Metode lain adalah desensitisasi sistematis yaitu mengurangi kecemasan dengan cara memberikan stimulus yang berupa hal yang ditakuti mulai dari sedikit kemudian secara bertahap ditambah kuantitasnya dengan tujuan agar subjek merasakan kecemasannya berkurang.

Selain menggunakan dua metode tersebut ada dua metode lain yaitu modeling dan role playing. Modeling adalah suatu cara pemberian contoh kepada seseorang agar orang tersebut melakukan perilaku seperti model sedangkan role playing adalah suatu cara bermainperan dimana seseorang diminta memerankan suatu peran tertentu.
Banyak simulasi yang bisa kita lakukan untuk dapat memberikan subjek sebuah sense yang diinginkan dan dipahami oleh subjek sendiri.

Activity fun for Learning

Kasembon rafting – Some activity are age or grade specific. However, most of activities can be adapted to any age or grade level and can be enjoyed by both children and adults. Games should be chosen according to the players age and ability. Participants may lose interest if the game is too simple or too difficult.

outbound kasembon
outbound malang

Theacher and activity leaders should use their best judgment when choosing an activity or game to do with a group.Some activities in this article will be familiar. Childern and adult may already be doing the ctivities in class or in the community.

Other ideas will be new and may seem a little strange at first specially in kasembon rafting. Everyone should be encouraged or try new activities but it is important that the leader or teacher understand the game and be able to cleary explain it to others. The activities were included because they can involve a large number of childern,use few(if any)materials,and are both educational and interianing.

Why in the use of games important?
Game and iteractive activities are important means of educating childern in a non-threatening and enjoyable manner.Some childern find classrooms a little frightening and find it more comfortable to interact in group activities. Kasembon rafting can give childern or adult more activity for confident and creativity.

Using games and creativities in the classroom also teaches childern valuable lesson which cannot be taught through words alone-including interpersonal skills,teamwork,team spirit,fair play,respect for the opponent,providing relaxation wich increases the ability to learn,problem solving, being to agroup, peer education, creative thinking, and learning to respect other ideas and action.

Many games use skills that ar taught in the classroom, such as mathematics,writing,speeling,geography, and history. Because of this, games often complement planned lessons in the classroom. They are particularly useful if the students are encouraged to think about the skills they use and the goals of the game.

The student themselves can lead many games and activities. Theachers and community leaders should encourage students to take roles of responbility and leadership in the activities as much as possible. This will engender a greater sense of belonging to a group, responsibility towards the group,and develop an environment in wich everyone’s voice is respected. Some of the activities encourage competition within a group like kasembon rafting challanges,but many simply encourage participation and positive interaction.

Kasembon Rafting di Malang

Kasembon Rafting adalah salah satu Wisata arung jeram di malang yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Kasembon rafting hadir ikut meramaikan wisata alam kuhusunya di Jawa Timur

bagi pecinta wisata penuh tantangan dan adventure belum lengkap rasanya bila mencoba kegiatan atau aktivitas petualangan air di sungai. menikmati sungai sungai yang ada dikawasan batu malang.

selain mengasyikkan kegiatan ini bisa juga sebagai sarana olah raga dan sekaligus pembelajaran kita terhadap alam terutama lingkungan sungai dan sekitarnya.wisata arung jeram di batu dan malang mungkin bisa dijadikan referensi liburan anda dan kolega.

1. Rafting Kaliwatu batu malang
wisata di batu malang sangatlah banyak, bagi para wisatawan yang suka berlibur keluar daerah pasti sudah hafal betul berbagai objek wisata yang disajikan oleh kota batu malang.kali ini saya akan menjelaskan wisata yang menantang jiwa adventure anda seperti wisata rafting atau arung jeram. Dibatu banyak sekali tempat untuk menikmati kegiatan yang menantang ini dan salah satu yang paling familiar adalah rafting di kaliwatu batu malang.
2. rafting sahabat air batu malang
tentu bagi seorang petualang atau pecinta tantangan satu tempat saja mungkin tidaklah cukup keinginan untuk mencoba tantangan rafting lain ada rafting sahabat air yang beralamatkan di desa mojorejo kec junurejo kota wisata batu malang bisa menjadi salah satu jujukan anda.
3. Rafting Ngantang
terletak di daerah selorejo yang memiliki suasana dan pemandangan alam yang indah bisa menjadi satu jujukan juga untuk mencoba tantangan rafting disana.

4. Rafting kasembon
rafting ini terletak di daerah  desa bayem kecamatan kasembon malang. rafting tempat ini melewati desa bayem-beji-sepudak dan berakhir di desa mangir. rafting kasembon menawarkan sensasi yang berbeda dari tempat rafting lainnya karena tempat ini memiliki ciri khas yang unik dimana lokasinya yang dikelilingi oleh pegunungan dan pemandangan pedesaan yang khas.
5. Rafting Tumpang
rafting tumpang adalah destinasi baru di kota batu malang. dengan derasnya air disana menjadikan tempat ini sangat menantang bagi para pecinta rafting. sebuah tantangan yang luar bisakan bisa anda coba.
6. Rafting pujon
rafting pujon memiliki arus deras yang membuat para pecinta rafting merasakan ketegangan adrenalin di setiap jeramnya yang panjang. anda pun dapat menikmati keindahan pujon yang masih alami serta berbelanja buah, sayur, bunga dan berkuliner di dewi sri.

itulah beberapa destinasi wisata rafting yang bisa anda pilih dan mungkinmau mencoba semuanya tinggal bagaimana anda memasukkannya kedaftar rencana liburan anda di batu dan malang.